GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label Santapan Rohani. Show all posts
Showing posts with label Santapan Rohani. Show all posts

Engkaulah Suami yang Aku Impikan

Ketika engkau mencintaiku, engkau menghormatiku. Dan ketika engkau membenciku, engkau tidak mendzalimiku. (Dr. Ramdhan Hafidz)

Aku masih ingat saat malam pertama kita, saat itu engkau mengajakku shalat Isya’ berjamaah. Setelah berdoa engkau kecup keningku lalu berkata: “Dinda, aku ingin engkau menjadi pendampingku Dunia-Akhirat”. Mendengar ucapan itu, akupun menangis terharu. Malam itu engkau menjadi sosok seperti sayyidina Ali yang bersujud semalam suntuk karena bersyukur mendapatkan sosok istri seperti Siti Fatimah. Apakah begitu berharganya aku bagimu sehingga engkau mensyukuri kebersamaan kita? Malam itu, aku tidak bisa mengungkapkan rasa syukurku ini dengan ucapan. Aku hanya bisa mengikutimu, bersujud di atas hamparan sajadah. Tanpa bisa aku bendung, air mata ini tiada hentinya mengalir karena mensyukuri anugerah Allah yang diberikan padaku dalam bentuk dirimu. Akupun berikrar, aku ingin menjadi sosok seperti Siti Fatimah, dan aku akan berusaha menjadi istri sebagaimana yang engkau impikan.

SIKAP JUJUR MEMBAWA KESELAMATAN

Diantara sifat hamba yang paling agung adalah jujur dan sifat seorang hamba yang paling hina adalah bohong. Kadang-kadang anda melihat seseorang yang secara sepintas lalu dilihat dari penampilannya sangat menarik, namun tiba-tiba anda dikejutkan oleh kenyataan bahwa ia seorang pembohong. Orang yang suka berbohong dapat dilihat dari sikapnya yang suka kepada hal-hal yang aneh, suka memuji diri sendiri, jka berbicara sangat cepat, seolah-olah tanpa di sela dengan nafas, jika berbicara nampak ragu dan suka bersumpah.

SENYUMAN ADALAH SIHIR YANG MAHAL

Senyuman adalah satu sihir yang mahal, senyuman adalah tanda ingin menjalin persahabatan, uang pendahuluan bagi hati yang bersih, risalah cinta dan kasih sayang. Senyuman mampu meleburkan batu keras kedengkian dan melenyapkan bongkahan-bongkahan permusauhan. Senyuman mampu melepaskan tali kebencian, mengusir bisikan-bisikan kedengkian, membersihkan kotoran-kotoran kebencian dan mampu mengusap luka terputusnya hubungan persaudaraan..

NASEHAT KEHIDUPAN

Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah , tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.

Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu Ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan, "Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ", ujar pak tua "Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya.

Widget Footer 1