GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label Kejadian. Show all posts
Showing posts with label Kejadian. Show all posts

Mobil Dinas Bupati Garut Mogok

Kegiatan Bupati Garut Aceng HM Fikri sempat terhambat karena mobil dinas satu-satunya mogok di kawasan Jalan Guntur Garut sekira pukul 13.30 WIB. Kejadian tersebut bermula saat Aceng hendak menghadiri sebuah acara pengajian di Kecamatan Banyuresmi yang akan dimulai pukul 14.00 WIB.

“Tapi waktu dalam perjalanan dari Gedung Pendopo Garut menuju lokasi acara, mobil tiba-tiba mati dan susah menyala,” kata sopir dinas Bupati Garut, Deni Saputra (38), Selasa (3/5/2011).

Gempa Bikin Panik Warga Garut, Tasik Dan Pangandaran

Gempa berkekuatan 6,3 SR, kembali terjadi di Kabupaten Garut, Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Ribuan warga dan nelayan di ketiga kabupaten panik lantaran gempa yang berlangsung hanya beberapa detik sempat mengagetkan mereka.

Di Tasik, misalnya, puluhan warga di daerah Singaparna, dan Pamijahan berlari menyelamatkan diri ke dataran tinggi saat gempa dirasakan di daerah itu. Bahkan, puluhan nelayan yang ada di Pantai Pamijahan sempat lari tunggang langgang akinbat gempa, Selasa.

Atap Masjid Riyadul Faidzin Hancur Berantakan

Atap Masjid Riyadul Faizin di Rt 01/05 yang berada di Desa Sindangpalay Kecamatan Karangpawitan hancur berantakan akibat terkena sambaran petir,kejadian terjadi pada pukul 18.00 menjelang adzan magrib berkumandang,pada Sabtu (23/4) sore.

Tidak hanya mesjid yang rusak parah, rumah-rumah warga sekitar pun mengalami dampaknya, bahkan akibat arus listrik dari sambaran petir tersebut ,aliran listrik mengalami kerusakan sehingga banyak saluran induk di tiap rumah penduduk pada hancur dan keluar dari tempatnya serta perabotan dapur pada berantakan.

WASPADAI LONGSOR SUSULAN

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono mengatakan, jika curah hujan di Garut masih tinggi, maka longsor susulan di Kp. Campaka, Desa Godog, Kec. Karangpawitan, bisa saja terjadi.

Hal itu dijelaskannya dalam Rakor Penanggulangan Bencana Longsor Desa Godog, Kec. Karangpawitan yang digelar di kantor Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi (Disnakersostran) Kab. Garut, Senin (25/4).

Dikatakan Surono, perkiraan akan terjadinya longsor susulan disebabkan rendahnya daya serap tanah di kawasan tersebut akibat alih fungsi lahan dari tanaman hutan ke tanaman musiman jenis sayuran.

IIN BESERTA KELUARGA TEWAS DIMAKAMKAN

Iin (50) beserta istrinya Onih (43) dan kedua anaknya, masing-masing Mimah (15) dan Ihom (12) korban bencana tanah longsor yang terjadi di kampung Cempaka Desa Godog Kecamatan Karangpawitan yang terjadi sekitar jam 18.30 WIB pada sabtu malam (23/4), Minggu siang (24/4) WIB, setelah selesai dimandikan dan dishalatkan secara bersamaan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat. Hadir menyaksikan pemakaman Bupati Garut Aceng HM Fikri,S.Ag, Wakil Bupati Garut R. Diky Chandra, Sekretaris Daerah Garut H.Iman Alirahman,SH.M.Si, Kapolres Garut AKBP Drs. Yayat Ruhiyat Hidayat, Dandim 061 Garut Letkol Arm. Eddi Yusnandar, S.Ap serta Unsur SOPD dan Kecamatan Karangpawitan.

SATU KELUARGA TEWAS TERTIMBUN LONGSOR

QH4U8MAYFX8V
Satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu serta dua orang anak dan saudara yang kebetulan tengah berkunjung tewas tertimpa longsor di Kampung Campaka, Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (23/4) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, keluarga pasangan suami istri Iin (55) dan Omih (48) terkubur longsor akibat tebing yang berada di dekat rumahnya ambruk akibat hujan deras yang mengguyur daerahnya sejak Sabtu (23/4) sore.

LONGSOR TIBA-TIBA HANTAM RUMAH

Kepala Desa Godog, H Afifudin mengatakan seluruh penghuni rumah meninggal dunia akibat terkubur material longsoran yang tiba-tiba menghantam rumah tersebut.

Diakatakan Afif, sapaan akrabnya, tak ada satu pun anggota keluarga Iin yang berhasil menyelamatkan diri dari terjangan longsor tersebut karena terjadi secara tiba-tiba dan cepat.

PENYEBAB LONGSOR KARENA HUJAN TAK TERTAMPUNG

Kepala Desa Godog H Afifudin menduga, longsornya tebing yang menimpa rumah Iin di Kampung Campaka, Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (23/4) malam, terjadi karena luapan air hujan yang tidak tertampung pada saluran air yang berada di tebing tersebut.

Air yang meluap, kata dia, kemudian membuat dinding tebing tersebut longsor.

“Rumah Iin yang kebetulan berada di bawah tebing langsung tertimbun longsoran hingga semua penghuninya tewas,” kata Afif.

SEMUA KORBAN LONGSOR SUDAH DITEMUKAN

Seluruh korban yang sempat terkubur material longsoran telah ditemukan. “Semua korban telah ditemukan dan saat ini sementara disemayamkan di masjid jami setempat untuk dimakamkan besok pagi,” kata Kepala Desa Godog, H Afifudin, Sabtu (23/4).

Proses pencarian korban sendiri, kata Afif, dilakukan secara manual oleh warga secara bergotong royong dalam kondisi hujan deras. Setelah kurang lebih tiga jam melakukan pencarian, kata dia, semua korban ditemukan telah meninggal dunia.

LEDAKAN KERAS KAGETKAN WARGA GARUT

Ledakan keras di Jalan Raya Padjadjaran, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Selasa (19/4), mengagetkan warga. Mereka langsung berhamburan keluar rumah karena mengira ledakan itu adalah suara bom. Setelah diperiksa ternyata ledakan keras tersebut, berasal dari empat karung besar berisi ribuan petasan.

KORBAN LONGSOR

Dua keluarga korban tanah longsor akibat saluran air ambrol di Kampung Cijoho, Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi sudah hampir sepekan mengungsi di rumah kerabat dan tetangganya.“Kejadian longsor yang menimbun dua rumah, penghuninya masih mengungsi. Mereka menunggu perbaikan rumah karena sekarang rumahnya tidak bisa ditempati lagi,” kata Kades Mulyajaya.

Dua rumah yang tertimbun tanah longsor itu milik Uju, 49, yang dihuni enam orang dan rumah milik Aroh, 35, seorang janda, berpenghuni tujuh orang.Mereka yang mengungsi, kata Wawan, merupakan keluarga kurang mampu, sehingga warga setempat merencanakan akan membantu pembangunan rumah korban dengan dana swadaya masyarakat.

Widget Footer 1