GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label Pelajar. Show all posts
Showing posts with label Pelajar. Show all posts

Dua Siswa SMK YPPT Dikeroyok

Lagi dunia pendidikan tercoreng. Dua siswa SMK YPPT Garut menjadi bulan-bulanan puluhan siswa yang diduga dari SMKN 2 Garut, kemarin. Akibatnya dua siswa tersebut dilarikan ke Puskesmas DPT Tarogong karena mengalami luka.

Menurut Iwan Rustandi (17) salah seorang korban, peristiwa itu terjadi saat ia dan temannya, Irvan, selesai membuat kartu pencari kerja di Disnakersostrans Kabupaten Garut di Jl Patriot. Keduanya melintas di kawasan Jalan Raya Semarang tepatnya di Kampung Honje Luhur. Secara tidak sengaja berpapasan dengan konvoi motor yang diduga dari SMKN 2 Garut yang sedang merayakan kelulusan.

“Tiba-tiba mereka menyerang dan melempari batu hingga saya terjatuh dari motor dan menyelamatkan diri dengan melompat ke kolam,” kata Iwan, saat ditemui di Puskesmas DTP Tarogong.

Kata dia, dirinya tidak tahu apakah penyerangan itu memang sudah direncanakan atau belum. Ia juga tidak mengenali para pelaku. Tetapi ia sempat melihat atribut yang menempel pada seragam mereka. “Mereka adalah para siswa SMKN 2 Garut,” ujarnya.

Sedangkan, sambung dia, nasib Irvan selamat karena ia keburu melarikan ke perkampungan. Di tempat kejadian, Ade Yana (35) warga setempat mengatakan, dirinya melihat gerombolan anak sekolah berseragam yang dicurat coret melintas di kawasan itu.

48 Kasus Narkoba Di Garut, Sebagian Besar Pelajar

Dari 48 kasus penyalahgunaan narkoba, khususnya jenis ganja selama tahun 2010 di Kabupaten Garut, sebagian besar pelakunya adalah pelajar, demikian diungkapkan Kapolres Garut, AKBP Yayat Ruhiat Hidayat, pada saat apel besar operasi pembersihan ladang ganja di lapangan sepak bola Cikandang, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, baru-baru ini.

Selain pelajar dan mahasiswa, pemakai barang haram tersebut, kata Yayat, ada juga tukang ojeg dan petani yang sebagian besar kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Garut, untuk selanjutnya diproses ke pengadilan. “Dengan ditemukannya ladang ganja di Kabupaten Garut ini, perlu diwapadai bersama. Sebab target sasaran bisa saja masuk ke kalangan pesantren, selain pelajar dan mahasiswa,” ungkapnya.

SMAN 1 GARUT MILIKI 10 FASILITAS PENDUKUNG

Proses belajar mengajar di lingkungan SMAN 1 Garut, sekurangnya memiliki sepuluh jenis fasilitas pendukung, dengan 86 tenaga kependidikan terdiri 73 lulusan S1 serta 13 tamatan S2.

Sedangkan fasilitas pendukung sekolah, berupa tiga laboratorium IPA, dua laboratorium bahasa, serta masing-masing satu laboratorium komputer, multimedia, perpustakaan, ruangan kesenian, kantin, sarana transfortasi, gedung olahraga dan sarana beribadah/masjid.

Kepala SMAN 1 Garut, Drs H. Achdiat Kusdani, M.Pd kepada Garut News, Senin, juga mengemukakan pada tahun pelajaran 2010/2011 terdapat 1.135 siswa, meliputi 30 siswa kelas X porogram akselerasi dan 351 siswa kelas X program RSBI.

GARUT PERINGATI HARI BUMI DI BIBIR LEMBAH SUNYI

“Kita hidup dalam dunia yang terbelah, Sementara banyak orang yang menderita penyakit menular akibat kekurangan gizi, Makin banyak pula yang dirundung penyakit kronis akibat kelebihan makan”. (State of the World, 2005).

Kita berada di atas planet yang melewati perubahan sepanjang 4,5 miliar tahun lebih sejarahnya, perubahannya akibat perbuatan kita sendiri, manusia mengubah permukaan bumi secara cepat dan nyata, barangkali itulah kini kerap diperingati hari bumi.

Komunitas rumah cinta menebar tanaman seribu pohon, bersama Kang Diky Chandra serta Teh Rani Permata, Senin, sebagai momentum memperingati hari bumi di bibir lembah sunyi, Kampung Cicadas Desa Sindangpalay Kecamatan Karangpawitan Garut.

APARAT AMANKAN SOAL, RANI SERUKAN JALANI UN DENGAN IKHLAS

Sekitar 300 aparat penegak hukum di seluruh Kabupaten Garut, saat ini berperan mengamankan pendistribusian soal “Ujian Nasional” (UN), sedangkan istri Wakil Bupati, Ny. Rani Permata Diky Chandra menyerukan agar para peserta bisa menjalani UN dengan ikhlas dan hati yang tulus.

“Persiapkanlah segala sesuatunya sebaik mungkin, dengan percaya diri yang tinggi, termasuk menjaga kesehatan melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” imbuhnya melalui Garut News, Minggu.

SISWA ZAMAN SEKARANG LEBIH TERBUKA

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Garut Hj Nena Djuaresna menilai, terjadi perbedaan kultur pada kalangan pelajar dibanding beberapa puluh tahun lalu, Sekarang anak lebih berani terbuka.Jaman dulu siswa harus nurut dan tidak banyak bicara,” jelasnya, kemarin.

Dia menerangkan, peran guru saat ini bukan hanya sebagai tenaga pengajar, tapi juga harus bisa berperan sebagai teman orangtua di sekolah. Jadi para murid bisa berbagi cerita kepada guru, terutama hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan mereka. Guru memberi bimbingan dan arahan apa yang terbaik buat anak.

Widget Footer 1