GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label SMAN. Show all posts
Showing posts with label SMAN. Show all posts

Dalam Semalam, 3 Sekolah Dibobol

Dalam satu malam, tiga sekolah di Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut disatroni maling. Peristiwa yang terjadi Selasa (24/5) itu menimpa SMAN 5 Garut di Jln. Panawuan, SDN Sukajaya 1, dan SDN Sukajaya 4 di Kp. Panawuan, Kel. Sukajaya.

Dari ruangan tata usaha SMAN 5 Garut, pelaku menggondol dua unit monitor komputer layar datar (LCD). Dari SDN Sukajaya 1 seperangkat komputer (LCD 17 inci dan CPU) dibawa kabur. Sementara dari SDN Sukajaya 4, karena memasuki ruang perpustakaan, pelaku tidak membawa apa pun.

Pencuri masuk ke ruangan TU SMAN 5 Garut dengan mencongkel pintu. Begitu pun saat membobol kantor SDN Sukajaya 1. Bahkan di tempat ini pencuri juga membongkar lemari penyimpanan arsip. Pintu lemari dibuka paksa dan isinya kini acak-acakkan. Namun menurut Kepala SDN Sukajaya 1, Ecin Kuraesin, S.Pd., tidak ada arsip yang hilang.

SMAN 1 GARUT MILIKI 10 FASILITAS PENDUKUNG

Proses belajar mengajar di lingkungan SMAN 1 Garut, sekurangnya memiliki sepuluh jenis fasilitas pendukung, dengan 86 tenaga kependidikan terdiri 73 lulusan S1 serta 13 tamatan S2.

Sedangkan fasilitas pendukung sekolah, berupa tiga laboratorium IPA, dua laboratorium bahasa, serta masing-masing satu laboratorium komputer, multimedia, perpustakaan, ruangan kesenian, kantin, sarana transfortasi, gedung olahraga dan sarana beribadah/masjid.

Kepala SMAN 1 Garut, Drs H. Achdiat Kusdani, M.Pd kepada Garut News, Senin, juga mengemukakan pada tahun pelajaran 2010/2011 terdapat 1.135 siswa, meliputi 30 siswa kelas X porogram akselerasi dan 351 siswa kelas X program RSBI.

TETAP IKUT UN, MESKI HARUS DIGENDONG

Semangat Rian Priandika, siswa SMAN 10 Garut, patut dicontoh. Meski tidak bisa jalan, namun ia tetap mengikuti ujian nasional di sekolahnya. Sekalipun jarak dari rumahnya jauh, sekitar 15 km, ia tetap tak mengurungkan semangat sekolah.

Ida Rusmiati, ibu Rian, menceritakan, anak sulungnya tidak bisa jalan karena menderita kebocoran jantung saat masih kecil. Setelah dioperasi, ia tumbuh seperti biasa hingga tamat SMP, sekalipun sesekali penyakit jantungnya suka kambuh.

Widget Footer 1