GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

PENDERITA CAMPAK MENINGGAL, PEMKAB SWEEPING ANAK USIA 5-9 TAHUN

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dede Rohmansyah, kemarin mengatakan, pihaknya telah mensweeping anak-anak usia 5-9 tahun di wilayah Kecamatan Pasirwangi. Selain itu, pihaknya juga melakukan beberapa langkah lain untuk mengantisipasi terus meluasnya wabah campak di Pasirwangi.

“Kita juga mengambil specimen dari penderita campak untuk diperiksa di labolatorium. Kami juga memberikan pengobatan bagi penderita dan penyuluhan dengan harapan ada perbaikan perilaku masyarakat dan memutus mata rantai,” katannya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (7/4) sore.

Wabah campak di Pasirwangi sendiri, menurut Dede memang telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), karena saat ini telah menyerang banyak orang dan menyebar secara meluas. Selain itu, didapati juga satu kasus kematian penderita campak.“Memang ada satu penderita yang meninggal dunia, tapi kita masih belum menerima data lengkapnya dari petugas di lapangan,” katanya.

Dede mengungkapkan, sampai saat ini petugas di lapangan masih terus melakukan investigasi terkait penyebab wabah campak tersebut. Kemungkinan campak bisa disebabkan dari banyak faktor, diantaranya adalah daya tahan tubuh yang rendah, pengaruh lingkungan akibat cuaca pancaroba saat ini, pola hidup bersih dan sehat yang kurang dilaksanakan secara baik.
Sebagaimana diberitakan koran ini kemarin, jumlah penderita penyakit campak terus bertambah sampai enam desa di wilayah Kecamatan Pasirwangi. Desa-desa itu adalah Desa Talaga, Karyasari, Sarimukti, Barusari, Padaawas dan Karyamekar.

Dokter Puskesmas Padaawas dr Yeyen Siti mengungkapkan, virus campak mulai diketahui menyerang warga Pasirwangi sejak dua minggu kebelakang. Sampai saat ini, jumlah penderita campak telah mencapai 140 orang. Kebanyakan penderita campak berusia di bawah lima tahun dan satu orang penderita dewasa berumur 19 tahun didapati di Desa Talaga.

Sebelumnya jumlah penderita campak hanya 88 orang. Mereka dari Desa Karyamekar, Sarimukti dan Padaawas. Mereka yang terserang kebanyakan berusia antara 1 sampai 15 tahun.
“Di lihat dari banyaknya penderita, penyakit campak ini bisa dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB),” kata dr Yeyen Siti saat ditemui di Kampung Cibaeud Desa Barusari ketika melakukan vaksinasi terhadap balita,

thumbnail Judul: PENDERITA CAMPAK MENINGGAL, PEMKAB SWEEPING ANAK USIA 5-9 TAHUN
Ditulis oleh Usep Suryana
Published :2011-04-10T14:11:00+07:00
Rating: 4.5 Reviewer: 7

Widget Footer 1