GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Ribuan Korban Banjir Diserang Penyakit

Ribuan korban banjir bandang yang terjadi Jumat (6/5) di Garut selatan, kemarin mulai diserang beragam penyakit seperti gatal-gatal, ISPA, dan batuk.

Koordinator tim medis non pemerintah, dr Mamay Sumantri menyebutkan, di Kecamatan Cikelet jumlah warga yang mengidap berbagai penyakit tersebut mencapai 4.000 pasien.

“Mudahnya korban terserang penyakit karena mereka kurang istirahat, sanitasi buruk di tempat tempat sementara yang terbuat dari terpal plastik,”katanya. Mamay mengungkapkan, para pasien ini rata-rata adalah balita, anak-anak, dan lansia. Selain faktor lingkungan, faktor daya tahan tubuh yang belum memadai juga ikut mempengaruhi anak-anak dan lansia menjadi mudah terserang penyakit. “Sampai saat ini penanganan medis masih terkendala.

TETAP IKUT UN, MESKI HARUS DIGENDONG

Semangat Rian Priandika, siswa SMAN 10 Garut, patut dicontoh. Meski tidak bisa jalan, namun ia tetap mengikuti ujian nasional di sekolahnya. Sekalipun jarak dari rumahnya jauh, sekitar 15 km, ia tetap tak mengurungkan semangat sekolah.

Ida Rusmiati, ibu Rian, menceritakan, anak sulungnya tidak bisa jalan karena menderita kebocoran jantung saat masih kecil. Setelah dioperasi, ia tumbuh seperti biasa hingga tamat SMP, sekalipun sesekali penyakit jantungnya suka kambuh.

PENDERITA CAMPAK MENINGGAL, PEMKAB SWEEPING ANAK USIA 5-9 TAHUN

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dede Rohmansyah, kemarin mengatakan, pihaknya telah mensweeping anak-anak usia 5-9 tahun di wilayah Kecamatan Pasirwangi. Selain itu, pihaknya juga melakukan beberapa langkah lain untuk mengantisipasi terus meluasnya wabah campak di Pasirwangi.

“Kita juga mengambil specimen dari penderita campak untuk diperiksa di labolatorium. Kami juga memberikan pengobatan bagi penderita dan penyuluhan dengan harapan ada perbaikan perilaku masyarakat dan memutus mata rantai,” katannya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (7/4) sore.

Widget Footer 1