Semarak puncak peringatan hari jadi ke-199 Garut tahun ini, yang digelar pada 20-24 April 2011, umumnya hanya mengusung modifikasi produk sosial ekonomi dan budaya lawas, meski sebagai kearifan lokal bernilai “adi luhung”.
Selama empat hari, dipastikan terdapat tampilan beragam sajian seni dan budaya “buhun”, diantaranya “Helaran Surak Ibra, Maramis” serta jenis kesenian lain, yang antara lain dilengkapi pembacaan puisi, pameran lukisan dan pameran foto.
Kemudian pada 21 April malam, terdapat pertunjukan operet Raden Ajoe (RA) Lasminingrat, yang lahir 1843 atau jauh sebelum RA Kartini (1879).
Selama empat hari, dipastikan terdapat tampilan beragam sajian seni dan budaya “buhun”, diantaranya “Helaran Surak Ibra, Maramis” serta jenis kesenian lain, yang antara lain dilengkapi pembacaan puisi, pameran lukisan dan pameran foto.
Kemudian pada 21 April malam, terdapat pertunjukan operet Raden Ajoe (RA) Lasminingrat, yang lahir 1843 atau jauh sebelum RA Kartini (1879).


