GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label Dinas. Show all posts
Showing posts with label Dinas. Show all posts

WASPADAI LONGSOR SUSULAN

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono mengatakan, jika curah hujan di Garut masih tinggi, maka longsor susulan di Kp. Campaka, Desa Godog, Kec. Karangpawitan, bisa saja terjadi.

Hal itu dijelaskannya dalam Rakor Penanggulangan Bencana Longsor Desa Godog, Kec. Karangpawitan yang digelar di kantor Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi (Disnakersostran) Kab. Garut, Senin (25/4).

Dikatakan Surono, perkiraan akan terjadinya longsor susulan disebabkan rendahnya daya serap tanah di kawasan tersebut akibat alih fungsi lahan dari tanaman hutan ke tanaman musiman jenis sayuran.

KERAJINAN MASYARAKAT ADAT DUKUH, DILIRIK PENGELOLA HOTEL BERBINTANG

Beragam produk kerajinan masyarakat adat Kampung Dukuh di Desa Ciroyom Kecamatan Cikelet, sekitar 140 km arah selatan dari pusat Kota Garut, banyak dilirik pengelola beberapa hotel berbintang dari Bandung, Jakarta juga dari Tasikmalaya.

Mereka umumnya memesan seperangkat poci, cangkir serta baki yang seluruhnya alami terbuat dari bambu serta tempurung kelapa, sehingga kami kewalahan, ungkap tokoh pemuda masyarakat tradisional tersebut, Yayan Hermawan(46) kepada Garut News, Jumat.

JALUR BUS WISATA JAKARTA – CIPANAS GARUT RESMI DILUNCURKAN

Sebagai salah satu terobosan dalam rangka meningkatkan arus wisatawan ke Garut, khususnya dari Jakarta , Selasa (19/4), di Kompleks Garut Souvenir Center (GSC), jalur khusus Jakarta menuju Objek Wisata Cipanas Garut, akhirnya secara resmi diluncurkan. Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan UMKM dan Industri Pariwisata Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Ir. Hamdan, MM, menandai peluncuran tersebut dengan pemukulan gong, disaksikan Wakil Bupati R. Diky Candra, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Yatie Rochayatie, SH, M.Si. Dengan dibukanya jalur khusus ini, diharapkan akan ada multi-effect positif yang akan dirasakan oleh Kabupaten Garut.

PENDISTRIBUSIAN NASKAH SOAL UN

Pendistribusian naskah soal dan lembar jawaban komputer (LJK) Ujian Nasional (UN), dilakukan mulai Jumat (15/4) malam hingga Sabtu (16/4) pagi. Sebelumnya, perusahaan percetakan akan menyerahkanterimakan naskah soal dan LJK UN ke Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar serta pengawas UN pada Jumat (15/4) pagi.

“Sesuai jadwal, naskah soal dan LJK UN akan diserahterimakan pihak perusahaan kepada Disdik Jabar sebelum didistribusikan,” ungkap Kepala Disdik Jabar, Prof. Dr. Wahyudin Zarkasyi yang dihubungi via telepon selulernya, Kamis (14/4).

DISDIK YAKIN KELULUSAN 100 PERSEN

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, H Mahmud, yakin tingkat kelulusan pelaksanaan ujian nasional (UN)tingkat SMA dan sederajat di Garut pada 2011 mencapai 100%.

Keyakinan tersebut didasarkan kepada berbagai upaya peningkatan mutu para siswa yang telah gencar dilakukan pihak masing-masing sekolah. “Kalau dulu, kelulusan UN hanya ditentukan oleh mata pelajaran yang diujikan saja.

Serangan Ulat Bulu Meluas ke 3 Kecamatan

PROBOLINGGO- Serangan ulat bulu di Probolinggo, Jawa Timur, semakin meluas. Jika sebelumnya hanya di dua kecamatan, kini merambah ke satu kecamatan lain.

Sebelumnya hujan ulat bulu hanya terjadi di 11 desa di dua yakni Leces dan Tegal Siwalan. Kini, hama ulat sudah menyebar ke Desa Kedung Lo, Kecamatan Bantaran.

Upaya Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo melakukan penyemprotan sejak Senin kemarin, masih belum membuahkan hasil.

60 % TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT KE POSYANDU

Bila diperhitungkan dengan jumlah ibu hamil atau Balita, tingkat kesadaran masyarakat yang mau berkunjung secara rutin ke Pos Yandu baru mencapai 60 % saja. Maka untuk menaikan tingkat kesadaran tersebut diperlukan terobosan baru dalam pengelolaannya, kini saatnya pos yandu memiliki daya tarik bagi masyarakat.Demikian di katakan Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Barat Hj. Netty Heryawan,M.Si, pada acara kunjungan dalam rangka program revitalisasi pos yandu tahap ke II di Pos Yandu Dewi Sartika Kp. Loji Rw 02 Kelurahan Pakuwon Kecamatan Garut Kota. Senin (7/3). Hadir Jajaran Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut beserta Ketua dan Wakilnya Hj. Nurrohimah Fikri dan Ny. Rani Permata Diki Chandra , Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dr. Alma Lusianti.
Keberadaan pos yandu selama ini identik dengan keperluan memeriksakan kesehatan atau menimbang balita, tapi Pos Yandu harus berpungsi sebagai tempat untuk berbagai keperluan lainnya, terutama yang menyangkut hak-hak anak, sebagai tempat informasi mengenai wawasan undang-undang dan hukum dan sebagainya. Kedepan peranan dan fungsinya mesti di kembangkan, misalnya ada fasilitas dan taman bermain bagi anak.

Kalau dulu kegiatan di posyandu hanya menunggu bola sesuai jadwalnya melakukan penimbangan juga memberikan imunisasi terhadap para Balita, sekarang petugas pos Yandu harus mampu menjemput bola. Di posyandu, petugas harus menyampaikan informasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan anak dan ibu-ibu. Makanya, SDM-nya pun harus lebih ditingkatkan lagi.

Pada kesempatan tersebut Hj. Netty memberikan bantuan berupa buku untuk di pergunakan di perpustakaan yang ada di Pos Yandu Dewi Sartika serta berjanji akan memberikan bantuan kursi roda bagi Taopik Rahmat (11 tahun) anak pasangan Siti Maryam dan Enjang warga kp. Loji yang menderita cacat pisik.


http://www.garutkab.go.id/pub/news/plain/6159-60-tingkat-kesadaran-masyarakat-ke-pos-yandu.html

Widget Footer 1