GARUT|BLOGGER

Blogger Media Informasi

Showing posts with label kabar. Show all posts
Showing posts with label kabar. Show all posts

Bin Ladin Sebenarnya Wafat Pada 26 Juni 2006

Seorang mantan agen CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat), Berkan Yarash, mengungkapkan pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, sebenarnya sudah meninggal lima tahun lalu. Tepatnya pada 26 Juni 2006.

Kabar mengejutkan ini ia sampaikan dalam wawancara khusus dengan sebuah stasiun televisi Rusia baru-baru ini. Jika benar, informasi ini sekalgius membantah klaim militer Amerika bahwa lelaki 54 atahun asal Arab Saudi itu tewas dalam serbuan pasukan khusus Angkatan laut Amerika, SEAL, di Kota Abbottabad, Pakistan, 1 Mei lalu.

Selentingan dan kecurigaan muncul seputar kematian Bin Ladin lantaran Presiden Barack Hussein Obama terus merahasiakan hal itu. Hingga saat ini, ia menolak melansir foto mayat pria dengan enam istri itu kepada masyarakat. Militer Amerika juga mengklaim telah mengubur jenazah Bin Ladin di wilayah utara Laut Arab beberapa jam setelah ia terbunuh.

IRT Tewas Mengenaskan

Lagi-lagi bencana alam longsor yang terjadi di Kab. Garut menimbulkan korban jiwa. Kali ini longsor terjadi di wilayah Kec. Garut Kota dan terjadi pada saat cuaca cerah. Dalam musibah ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas tertimbun longsor ketika tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Nasib nahas menimpa Kokom (28), ibu rumah tangga warga Kp. Cipeuteuy RT 05/RW 05, Kel. Margawati, Kec. Garut Kota. Ia tewas secara mengenaskan setelah tertimbun material longsoran dari tebing setinggi 70 meter dengan lebar 20 meter di Blok Cigulamping, Desa Cikohkol, Kel. Margawati, 1 km dari rumah korban.

Kabar longsor yang terjadi Sabtu (30/4) sekitar pukul 11.30 WIB hingga menyebabkan Kokom meninggal ini tentu saja sangat mengagetkan. Apalagi saat longsor terjadi, cuaca tengah terik-teriknya.

KEBERHASILAN PEMERINTAH DAPAT DILIHAT DARI DESA

Berhasil tidaknya program-program pengelolaan Pemerintah pusat, Provinsi maupun Daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat diukur dari keberhasilan di tingkat Desa sebagai ujung tombaknya tercapai, begitupun sebaliknya. Demikian sambutan Bupati Garut H. Aceng HM Fikri, S.Ag pada acara Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Kepala Desa depinitif hasil pemilihan di Kab. Garut Tahun 2011, Kamis (21/4) di Gedung LEC.

DEVILE BATIK MENUMBUHKAN KEBERSAMAAN

Sebagai rangkaian peringatan hari jadi Garut ke-199, pada Rabu (20/04) diadakan pembukaan secara resmi Garut Festival II dan Kirab Seni Budaya Jawa Barat Zona Priangan I dipusatkan di halaman Gedung Bale Paminton. Pada acara pembukaan itu dipertunjukkan berbagai seni khas kabupaten Garut, serta berbagai kesenian dari kabupaten/kota di priangan timur.

Selain kesenian khas, Garut juga menampilkan devile batik garutan, SKPD-SKPD di kabupaten Garut ikut berpartisipasi dengan memakai berbagai warna dan corak batik. Bagian Informatika sebagai bagian dari Sekda Garut ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

SEJAK BERDIRI, WARGA GUNAKAN LENTERA

Rumah milik 50 kepala keluarga (KK) di Kampung Citilu RT 03/06,Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi,belum juga dialiri listrik. Padahal, kampung ini sudah berdiri sejak puluhan tahun silam.

Ketua Kelompok Tani Sadar Gotong Royong Mandiri (SAGORI) Kampung Citilu Odin Safaat, 50, mengungkapkan, warga di kampungnya belum pernah menikmati listrik sejak Kampung Citilu didirikan pada 1980 silam. ”Jangan harap barang elektronik seperti TV atau radio bisa ditemukan di kampung kami. Karena, tidak bisa nyala,” kata dia kemarin. Dia menjelaskan, sebagai pengganti penerangan, warga di kampung ini menggunakan lentera atau lazim disebut masyarakat setempat dengan istilah cempor.

DUA RUMAH TERTIMBUN LONGSORAN TEBING

Sebanyak dua rumah milik Uju (49) dan Aroh (35) di Kampung Cijoho RT1/RW 4 Desa Mulyajaya Kecamatan Banjarwangi tertimbun longsoran dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar mencapai 6 sampai 20 meter.

Kepala Desa Mulyajaya Wawan mengungkapkan, akibat musibah itu, 18 jiwa harus mengungsi. Mereka adalah keluarga Uju dengan jumlah jiwa sebanyak enam orang dan Aroh yang berstatus janda dengan jumlah jiwa sebanyak 7 orang. Selain dua rumah tersebut, satu rumah lainnya milik Hendi (42) terancam tertimbun. Rumah ini dihuni 5 orang.

JAWABAN PALSU UN BEREDAR

Kunci jawaban ujian nasional (UN) melalui short message service (SMS) dari nomor yang tidak dikenal beredar ke sejumlah siswa SMKN 1 Garut termasuk kepala sekolahnya. Pihak sekolah menduga kunci jawaban tersebut sengaja dikirim oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kunci jawabannya palsu dan menyesatkan. Tampaknya ini sengaja dibuat untuk menjerumuskan para siswa saya agar nilainya jeblok,” ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Garut Dadang Djohar usai menerima inspeksi dari Bupati Garut Aceng HM Fikri, kemarin.

Dadang mengungkapkan, kunci jawaban soal UN palsu tersebut mulai beredar sejak Minggu (17/4) yang dikirimkan oleh seseorang. Pesan singkat berisi jawaban dengan menggunakan huruf seperti A,B,C hingga E. Padahal untuk jawaban tidak lagi menggunakan huruf, melainkan angka.

PELATIHAN BIOGAS SOLUSI MASALAH LIMBAH KOTORAN SAPI

Bupati Garut H. Aceng H.M. Fikri, S.Ag., membuka Pelatihan Biogas 2011 di Aula Desa Cikandang Kecamatan Cikajang, pada Selasa (19/04). Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai pengganti bahan
bakar rumah tangga yang lebih menguntungkan secara ekonomi. Kegiatan dihadiri Camat Cikajang dan Kades Cikandang, terselenggara berkat adanya dukungan dari Lembaga Pemberdayaan Pemuda Garut bekerja sama dengan Gabungan Pemuda Marhaenis Kabupaten Garut yang tertarik mengadakan pelatihan biogas.

EMPAT HARI PESTA PUNCAK HARI JADI GARUT

Puncak peringatan Hari Jadi Garut ke 199, akan digelar selama empat hari, mulai tanggal 20-24 April mendatang. Berbagai acara gelaran budaya akan turut memeriahkan acara tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Informatika Sekretariat Daerah Pemkab Garut Drs Dik Dik Hendrajaya M Si. Dia mengungkapkan, selama empat hari, masyarakat Garut akan dihibur oleh berbagai macam kegiatan. Hari pertama masyarakat akan diberi sajian tampilan kesenian serta kebudayaan asli Garut seperti surak ibra, maramis, dan kesenian Garut lainnya tak lupa ada apresiasi seni pembacaan puisi, pameran lukisan hingga pameran foto.

TOKOH WARGA KELURAHAN JAYAWARAS KEC TAROGONG KIDUL H. AAT SYAFAAT LAKUKAN PENYEMPROTAN MENGANTISIPASI ULAT BULU

Ulat bulu yang telah menyerang ke Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu membawa inspirasi salah satu warga di Kampung Jayawaras RT 02 RW 09 Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul H. Aat Syafaat salah satu tokoh warga tersebut. Dia mengadakan penyuntikan pohon mangga miliknya hari Sabtu, (16/04) dengan menggunakan obat Curacron 500 EC, dan Rizotion 100 EC disuntikan kedalam pohon sekitar 5-10 cc yang telah dibor dahulu sedalam mata bor 10 cm. Setelah obat dimasukkan kedalam batang pohon lalu ditutup menggunakan tanah.

DOKTER SARANKAN SITI JALANI OPERASI PLASTIK

Derita Siti Hajar mantan TKI yang disiksa majikannya di Malaysia dua tahun silam belum juga berakhir. Dia harus intens memeriksakan diri ke bagian Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut karena sulit bernafas.

Warga Kampung Lio Wetan Desa Limbangan Barat Kecamatan Limbangan itu, mengalami penyempitan pada lubang hidung. Sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

JERUK GARUT BAKAL CAPAI 50 JUTA TON

Program satu juta pohon jeruk akan meraih hasil pada tahun 2013 mendatang. Pada tahun tersebut, jumlah pohon jeruk garut bakal melebihi target serta mulai dipanen secara besar-besaran.

Sri Widjayanti, direktur perbenihan hortikultura Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian menyatakan hal itu, kemarin. Program tersebut sudah dicanangkan Pemkab Garut sejak tahun 2006 lalu.

Sri mengungkapkan, tahun 2013 mendatang, produksi jeruk garut akan mencapai puncaknya dengan total produksi mencapai 50 juta ton. Jumlah tersebut dengan asumsi satu pohon jeruk paling sedikit menghasilkan 50 kilogram. Satu juta pohon jeruk tersebut diperkirakan dapat ditanam di atas lahan seluas 150 hektar.


PARFUM BERAROMA 'HARAM' KHUSUS PRIA

Orang biasanya mengandalkan parfum untuk menyegarkan tubuh dan meningkatkan rasa percaya diri. Di tengah beragam jenis wewangian beraroma bunga, buah, dan rempah, seorang pria asal Chicago, Amerika Serikat, mendobrak pasar dengan pilihan parfum beraroma daging.

DISDIK YAKIN KELULUSAN 100 PERSEN

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, H Mahmud, yakin tingkat kelulusan pelaksanaan ujian nasional (UN)tingkat SMA dan sederajat di Garut pada 2011 mencapai 100%.

Keyakinan tersebut didasarkan kepada berbagai upaya peningkatan mutu para siswa yang telah gencar dilakukan pihak masing-masing sekolah. “Kalau dulu, kelulusan UN hanya ditentukan oleh mata pelajaran yang diujikan saja.

NELAYAN SULIT BUDI DAYAKAN RUMPUT LAUT

Di tengah kondisi nelayan yang memprihatinkan seperti sekarang ini di mana sebagian besar dari mereka terpaksa berhenti melaut akibat faktor cuaca, budi daya rumput laut bisa menjadi alternatif mata pencaharian. Namun akibat kondisi ombak yang selalu besar, hingga kini nelayan pantai selatan Garut masih kesulitan mengembangkan budi daya rumput laut.

Camat Pameungpeuk, Drs. Sardiman Tandjung menyebutkan, dari 10.900 KK, 60% di antaranya berprofesi sebagai nelayan yang sepenuhnya menggantungkan hidup dari hasil melaut. Akibat cuaca buruk yang kerap terjadi, gelombang di perairan pantai selatan tempat mereka mencari nafkah tinggi dan deras. Karena ketakutan, para nelayan lebih sering memilih tidak melaut.

MENDESAK DIBENTUK YAYASAN BINA GINJAL

Istri Wakil Bupati Garut, Ny. Rani Permata Diky Chandra, mempresentasikan advokasi serta dorongan motivasinya terhadap ratusan penderita gagal ginjal termasuk pihak keluarganya masing-masing, Minggu.

Pada seminar keluarga besar “hemodialisa” (cuci darah) di ruang pertemuan salah satu rumah makan, Ny. Rani mengemukakan dukungan moril, penguatan mental dan psikologis penderita, agar senantiasa tabah, sabar serta bersemangat menjalani kehidupan.

BELASAN SISWA KESURUPAN MASAL

Para pengajar dan siswa Madrasah Tsanawiah Al Hanafi, Kec. Banyuresmi, Kab. Garut, Sabtu (9/4) dibuat panik dengan peristiwa kesurupan massal yang melanda belasan siswa sekolah tersebut. Peristiwa menghebohkan tersebut terjadi beberapa saat setelah mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan melakukan penjelajahan ke kawasan Situ Cibeureum, Kec. Samarang, Garut.

PENDERITA CAMPAK MENINGGAL, PEMKAB SWEEPING ANAK USIA 5-9 TAHUN

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dede Rohmansyah, kemarin mengatakan, pihaknya telah mensweeping anak-anak usia 5-9 tahun di wilayah Kecamatan Pasirwangi. Selain itu, pihaknya juga melakukan beberapa langkah lain untuk mengantisipasi terus meluasnya wabah campak di Pasirwangi.

“Kita juga mengambil specimen dari penderita campak untuk diperiksa di labolatorium. Kami juga memberikan pengobatan bagi penderita dan penyuluhan dengan harapan ada perbaikan perilaku masyarakat dan memutus mata rantai,” katannya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (7/4) sore.

TCR, Lanjutkan Operasi Penyisiran Pembersihan Tanaman Ganja Garut

“Tim Cepat Reaksi” (TCR), segera melanjutkan “operasi penyisiran pembersihan tanaman ganja” di kawasan hutan Kabupaten Garut, Jawa Barat, TCR dibentuk pada operasi penguatan dan kesadaran masyarakat.

Sedangkan operasi kesadaran masyarakat, berupa gencarnya kegiatan penyuluhan maupun penerangan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba termasuk ganja, tegas Administratur Perum Perhutani KPH Garut, M. Yusuf Norhajiyanto, S.Hut kepada Garut News, Senin.

Didampingi Kaur Hukum Agraria dan Humasnya, Jaenal Abidin, SH juga mengemukakan, berat dan luasnya kondisi topografi di lapangan, dinilai mutlak diperlukan keakhlian khusus untuk menelisik setiap jengkal lebatnya areal hutan, yang mungkin ditanami pohon ganja.

Kampung Adat Dukuh, Kerap Dijadikan Ajang Penelitian Ilmiah

Kampung Adat Dukuh di Kecamatan Cikelet, sekitar 140 km arah selatan dari pusat Kota Garut, Jawa Barat, selama ini kerap dijadikan ajang penelitian ilmiah oleh kalangan akademisi dari berbagai lembaga perguruan tinggi terkemuka.

Pemuka agama setempat, H. Farid kepada Garut News, Minggu, mengemukakan setiap Sabtu berdatangan puluhan tamu dari dari Bandung, Jakarta, Cirebon serta luar Provinsi Jabar ke perkampungan ini.

Widget Footer 1