Seorang mantan agen CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat), Berkan Yarash, mengungkapkan pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, sebenarnya sudah meninggal lima tahun lalu. Tepatnya pada 26 Juni 2006.
Kabar mengejutkan ini ia sampaikan dalam wawancara khusus dengan sebuah stasiun televisi Rusia baru-baru ini. Jika benar, informasi ini sekalgius membantah klaim militer Amerika bahwa lelaki 54 atahun asal Arab Saudi itu tewas dalam serbuan pasukan khusus Angkatan laut Amerika, SEAL, di Kota Abbottabad, Pakistan, 1 Mei lalu.
Selentingan dan kecurigaan muncul seputar kematian Bin Ladin lantaran Presiden Barack Hussein Obama terus merahasiakan hal itu. Hingga saat ini, ia menolak melansir foto mayat pria dengan enam istri itu kepada masyarakat. Militer Amerika juga mengklaim telah mengubur jenazah Bin Ladin di wilayah utara Laut Arab beberapa jam setelah ia terbunuh.
Kabar mengejutkan ini ia sampaikan dalam wawancara khusus dengan sebuah stasiun televisi Rusia baru-baru ini. Jika benar, informasi ini sekalgius membantah klaim militer Amerika bahwa lelaki 54 atahun asal Arab Saudi itu tewas dalam serbuan pasukan khusus Angkatan laut Amerika, SEAL, di Kota Abbottabad, Pakistan, 1 Mei lalu.
Selentingan dan kecurigaan muncul seputar kematian Bin Ladin lantaran Presiden Barack Hussein Obama terus merahasiakan hal itu. Hingga saat ini, ia menolak melansir foto mayat pria dengan enam istri itu kepada masyarakat. Militer Amerika juga mengklaim telah mengubur jenazah Bin Ladin di wilayah utara Laut Arab beberapa jam setelah ia terbunuh.